Kampar  

Bupati Ahmad Yuzar Hadir Langsung, Misharti Luncurkan Buku Keempat “Tenun Akar”

PEKANBARU – Momen istimewa mewarnai perjalanan Wakil Bupati Kampar, Misharti. Tidak hanya meluncurkan buku keempat berjudul “Tenun Akar: Keluarga, Perempuan, dan Cara Kita Memimpin”, Misharti juga meresmikan Masjid Ashabul Miranda dan Miranda Convention Center (MCC) dalam sebuah acara yang berlangsung penuh kehangatan dan kebahagiaan di Pekanbaru, Ahad (1/11/2026) malam.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar hadir langsung dalam momentum tersebut sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap karya serta kontribusi Wakil Bupati Kampar. Kehadiran sejumlah tokoh penting dan tamu undangan turut menambah kemeriahan acara yang memadukan literasi, nilai keagamaan, dan kontribusi sosial bagi masyarakat.

Buku Tenun Akar: Keluarga, Perempuan, dan Cara Kita Memimpin merupakan karya keempat Misharti yang memuat refleksi perjalanan hidup, pengalaman, serta pemikiran tentang pentingnya keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter, peran perempuan dalam kehidupan sosial, serta kepemimpinan yang berlandaskan ketulusan dan nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui buku tersebut, Misharti mengajak pembaca untuk memahami bahwa kepemimpinan tidak semata-mata berkaitan dengan jabatan dan kekuasaan, tetapi juga tentang nilai kehidupan, keteladanan, pengabdian, serta kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Misharti menyampaikan bahwa peluncuran buku ini bukan sekadar memperkenalkan sebuah karya tulis, melainkan juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, pemikiran, dan nilai-nilai kehidupan yang diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang.

Ia berharap pesan yang tertuang dalam buku Tenun Akar dapat mendorong perempuan untuk terus berkarya, berani mengambil peran, serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Wakil Bupati Misharti atas peluncuran buku keempat tersebut. Ia berharap karya yang dihasilkan dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat peran keluarga, pemberdayaan perempuan, serta nilai-nilai kepemimpinan.

Ahmad Yuzar juga mengapresiasi peresmian Masjid Ashabul Miranda dan Miranda Convention Center. Menurutnya, kehadiran kedua fasilitas tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam mendukung kegiatan keagamaan maupun berbagai aktivitas sosial dan kemasyarakatan.

Kegiatan istimewa tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, sejumlah tokoh yang pernah menjabat sebagai gubernur, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Ny. T. Nurheryani Ahmad Yuzar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar Ny. Yuni Pratiwi Sari Ardi, pimpinan BUMN dan BUMD, serta sejumlah tokoh dan tamu undangan lainnya.

Peresmian Masjid Ashabul Miranda menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran masjid diharapkan dapat menjadi sarana ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan mempererat silaturahmi masyarakat. Sementara itu, Miranda Convention Center diharapkan menjadi fasilitas pendukung berbagai kegiatan pertemuan dan aktivitas masyarakat.

Suasana semakin hangat dan penuh haru menjelang penghujung acara. Wakil Bupati Misharti mendapat kejutan ulang tahun ke-56 dari keluarga dan para tamu undangan. Momen tersebut disambut dengan penuh kebahagiaan dan menjadi kejutan istimewa di tengah perayaan peluncuran buku serta peresmian dua fasilitas tersebut.

Momentum ini menjadi semakin bermakna karena perayaan ulang tahun Misharti tidak hanya diisi dengan kebahagiaan pribadi, tetapi juga ditandai dengan lahirnya sebuah karya literasi, hadirnya rumah ibadah, dan fasilitas pertemuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, tersirat pesan bahwa pengabdian dapat diwujudkan melalui berbagai cara, baik dengan melahirkan pemikiran dan karya, memperkuat nilai-nilai keluarga, maupun menghadirkan fasilitas yang bermanfaat bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.